selamat datang di blog ariefunny terima kasih atas kunjungan anda...

STRUKTUR MEKANISTIK dan ORGANIK



·                  Struktur Mekanistik dan Organik
a.     Dua Model Desain Organisasi
Organisasi mekanistik
Merupakan stuktur yang kaku  dan  terkontrol  ketat  dan dicirikan dengan sepealisasi  yang tinggi, departementalisasi yang kaku , rentang pengendalian yang  sempit , formalisasi yang tinggi  serta jaringan informasi yang terbatas . Struktur organisasi mekanistik menuntut efesiensi dan sangat bertumpu pada aturan , regulasi,tugas-tugas terstandardisasi , dan pengendalian yang seragam .
Organisasi organik
yaitu suatu struktur yang amat adaptif dan fleksibel . Organisasi organik  bisa jadi memiliki pekerjaan terspesialisasi ,namun pekerjaan tersebut tidak terstandardisasi  dan bisa berubah sesuai kebutuhan. Tugas - tugas  organisasi  sering sekali dikelola dalam tim pekerja. Para pekerja sangat terlatih dan diberdayakan untuk menangani  beragam permasalahan  dan mereka hanya membutuhkan aturan formal  yang minim serta sedikit pengawasan langsung.
Kapankah struktur yang mekanistik cocok diterapkan dan kapankah struktur yang organik lebih pas diterpkan ? Mari kita tinjau faktor-faktor kontinjensi  utama yang mempengaruhi keputusan ini.
>MEKANISTIK
- Spesialisasi tinggi
- Departementalisasi
- Rantai komanndo jelas
- Sentralisasi
- Formalisasi tinggi
>ORGANIK
- Tim lintas fungsional
- Tim lintas hierarkis
- Informasi mengalir bebas
a.                   - Rentang kendali yang luas
b.                  - Desentralisasi
c.                   - Formalisasi rendah

b.    Faktor-faktor Kontinjensi

1.                  Strategi dan Struktur
Alfred Chandler menyimpulkan bahwa perubahan dalam strategi perusahaan menghasilkan perubahan dalam struktur organisasi yang mendukung strateginya. Dan desain struktur tertentu berhasil baik pada strategi organisasi yang berbeda.

2.                  Ukuran dan Struktur
Ukuran organisasi dapat mempengaruhi strukturnya. Misalnya, suatu organisasi yang sudah mencapai ukuran tertentu berarti sudah berada dalam kondisi mekanistik. Tetapi apabila suatu organisasi melampaui ukuran tertentu tersebut memiliki pengaruh lebih sedikit terhadap suatu organisasi.

3.                  Teknologi dan Struktur
Menurut penelitian Joan Woodward perusahaan dibagi menajdi tiga kategori teknologi.
1)                  Produksi Unit (unit production), menggambarkan produksi barang-barang ke dalam unit-unit atau batch kecil.
2)                  Produksi massal (mass production), menggambarkan proses manufaktur dalam batch besar.
3)                  Produksi proses (process production), meliputi produksi dengan proses kontinu.

4.                  Ketidakpastian Lingkungan dan Struktur
Lingkungan dibagi menjadi dua, yaiu lingkungan stabil dan sederhana dengan ketidakpastian rendah. Yang kedua ialah lingkungan yang dinamis dan kompleks dengan banyak ketidakpastian. Dalam lingkungan yang stabil dan sederhana, desain mekanistik bisa lebih efektif. Akan tetapi dengan semakin tingginya ketidakpastian yang ada, suatu organisasi semakin membutuhkan fleksibilitas dari desain organik.

5.                  Sudut Pandang Sekarang
Manajer masa kini merestrukturisasi organisasi mereka agar lebih ramping, gesit, dan fleksibel. Hal ini di Karenakan hadirnya persaingan global, semakin pesatnya inovasi produk oleh pesaing, dan meningkatnya permintaan konsumen akan produk berkualitas dan pelayanan cepat. Organisasi mekanistik kesulitan dalam merespon perubahan ini. Akibatnya, semakin banyak organisasi yang beralih ke struktur organik.
·                  Desain Organisasi
a.                 Tradisional
Saat merancang sebuah struktur , manajer bisa memilih salah satu dari desain-desain Organisasi tradisional . Struktur ini cenderung bersifat mekanistik
Struktur simpel sebagian perusahaan merintis kewirausahawan nya dengan menggunakan struktur simpel , yaitu desain organisasi dengan departementalisasi rendah rentang mengendalikan yang luas , wewenang yang tersentralisasi pada satu orang dan sedikitnya formali sasi .
Keuntungan memakai struktur simpel :
- cepat fleksibel , pemeliharaannya hemat akuntabilitasnya jelas .
Kelemahan :
- kurang layak ketika organisasi berkembang , bertumpu kepada orang saja terlalu beresiko .
      

Struktur fungsional merupakan sitem organisasi yang mengelompokkan keahlian pekerjaan yang serupa atau terkait .
Keuntungan memakai struktur fungsional :
- Menghemat biaya dari sepesialisasi , para pekerja dikelompokkan ke dalam pembagian tugas kerja yang sejenis .
Kekurangan :
- Mengejar sasaran fungsional bisa mengakibatkan menejer kehilangan arah tentang apa yang terbaik bagi organisasi secara keseluruhan .
Struktur divisonal merupakan struktur organisasi yang terdiri dari unit-unit atau divisi bisnis yang terpisah . Dalam struktur ini setiap divinisi memiliki otonomi terbatas dengan seorang menejer devisi yang memiliki wewenang atas unitnya dan bertanggung jawab atas unit tersebut .
Kelebihan struktur devisional :
- berfokus pada hasil
- manajer devisi bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada produk dan layanannya .
Kekurangan :
- duplikasi aktivitas dan sumber daya akan menambahkan biaya dan mengurangi evisiensi.
b.                Kontemporer
Manajer menemukan bahwa desain tradisional sering kali tidak cocok dengan lingkungan sekarang yang lebih dinamis dan kompleks. Justru organisasi harus lebih ramping, fleksibel, dan inovatif, dengan kata lain, organisasi harus lebih organik. Jadi, manajer harus mengupayakan cara cara kreatif untuk menstrukturisasi dan menyusun pekerjaan.
>STRUKTUR TIM
Merupakan bentuk dari keseluruhan organisasi yang terdiri dari tim-tim kerja yang melakukan tugas-tugas organisasi. Dalam struktur ini, pemberdayaan pekerja sangat penting karena tidak ada hierarki wewenang manajerial dari atas ke bawah. Yang ada justru tim-tim pekerja mendesain dan melakukan pekerjaan yang di anggap terbaik bagi mereka , tetapi mereka juga bertanggung jawab atas semua hasil kinerja pekerjaan dalam bidang mereka masing-masing.
>STRUKTUR MATRIKS DAN PROYEK
Dalam struktur matriks, para spesialis/pakar dari beberapa departemen fungsional bekerja bersama dalam proyek yang dipimpin oleh seorang manajer proyek . selain satu aspek khas dari desain ini adalah bahwa desain tersebut menciptakan rantai komando ganda di mana pekerja memiliki dua manajer-manajer bidang fungsional dam manajer produksi atau proyek yang berbagai wewenang. Manajer proyek memiliki wewenang atas anggota fungsionalnya yang menjadi bagian dari tim proyeknya salam bidang-bidang yang terkait dengan sasaran proyek. Namun, keputusan apa pun tentang promosi, rekomendasi gaji, dan penilaian tahunan biasanya menjadi tanggung jawab manajer fungsional.
Dalam struktur proyek, dimana para pekerja senantiasa memberikan kontribusi balam proyek-proyek. Tidak seperti struktur matriks, struktur proyek tidak memiliki departemen formal di mana para pekerja akan kembali setelah menyelesaikan satu pproyek. Justru, para pekerja menyumbangkan kemampuan, keahlian, dan pengalaman mereka ke dalam proyek baru. Selain itu, seluruh pekerjaan dalam struktur proyek dilakukan oleh tim pekerja. Sebbagai contoh, dalam perusahaan desain IDEO, tim  proyek di susun, dibubarkan, dan disusun kembali sesuai tuntutan kerja.
>ORGANISASI TANPA  BATAS
Di mana desain suatu organisasi tidak didefinisikan, atau dibatasi, pada batas-batas horizontal, vertikal, eksternal yang diterapkan oleh struktur yang dibuat sebelumnya.
c.                  Tantangan saat ini
Tantangan-tantangan ini antara lain :
1.                  Menjaga agar para pekerja saling terhubung
2.                  Membangun organisasi pembelajaran (Learning Organization)
3.                  Mengelola permasalahan struktur global
4.                  Pemikiran final.

a.                  Menjaga agar para pekerja saling terhubung
Banyak konsep desain dikembangkan selama abad ke-20, ketika tugas-tugas pekerjaan masih bisa ditebak dan konstan, ke banyakan lahan pekerjaan bersifat purnawaktu dan continu, dan pekerjaan dilakukan di kantor perusahaan di bawah pengawasan menejer. Tantangan terbersar dari desain organisasi bagi menejer adalah mencari cara untuk tetap menjaga para pekerja yang tersebar dan bermobilitas tinggi agar tetap terhubung organisasi. Kotak ‘Praktik Menejemen di Dunia Virtual’ menggambarkan cara-cara yang bisa dilakukan dengan bantuan teknologi informasi (TI).
b.                  Membangun organisasi pembelajaran (Learning Organization)
Dalam menjalankan bisnis dalam lingkugan global yang kompetetif, peritel inggris tesco menyadari akan pentingnya toko-toko tesco berfungsi baik di belakang layar. Dan perusahaan ini melakukannya dengan menggunakan ‘Perangkat’ yang terbukti kemampuannya yang disebut ‘Tesco In a Box’ ,yang mendorong konsistensi dalam operasinya dan bertindak sebagai sarana untuk berbagi inovasi. Tesco merupakan contoh dari organisasi pembelajaran, yaitu suatu organisasi yang telah mengembangkan kapasitas untuk secara kontinu belajar, beradaptasi dan berubah. Dalam organisasi pembelajar para pekerja secara kontinu mendapatkan dan berbagi pengetahuan baru kemudian menerapkan pengetahuan tersebut dalam pengambilan keputusan atau dalam pekerjaan mereka. Dalam organisasi pembelajaran, para pekerja di seluruh bagian organisasi lintas keahlian fungsional yang beragam dan bahkan diantara berbagai lebel organisasi harus berbagi informasi dan berkolaborasi dalam kegiatan perusahaan. Hal ini hanya menuntut hambatan struktrular dan fisik yang minim. Dalam lingkungan tak berbatas ini para pekerja saling bekerja sama dan berkolaborasi dalam menangani tugas-tugas organisasi sebaik mungkin, dan mereka saling belajar satu sama lain.
c.                   Mengelola permasalahan struktur global
Dengan kondisi lingkungan bisnis yang global dewasa ini, hal ini menjadi isu yang harus dipahami para manajer. Para peneliti telah menyimpulkan bahwa struktur dan strategi organisasi diseluruh dunia sesungguhnya sama, ‘sedangkan perilaku di dalam masing-masing organisasi mempertahankan keunikan budayanya’. Apakah artinya bagi perancangan struktur yang lebih efektif dan efisien ? Ketika merancang atau mengubah struktur, para manajer harus mempertimbangkan implikasi kultural atas elemen-elemen desain organisasi tertentu.
d.                  Pemikiran final
Desain tersebut sebaiknya membantu pekerja seefisien dan seefektif mungkin. Struktur harus mendukung dan memfasilitasi serta menjadi sarana untuk mencari jalan keluar
Title : STRUKTUR MEKANISTIK dan ORGANIK
Description : ·                   Struktur Mekanistik dan Organik a.      Dua Model Desain Organisasi Organisasi mekanistik Merupakan stuktur y...

0 Response to "STRUKTUR MEKANISTIK dan ORGANIK"

Posting Komentar